Blog acak-acakan Agni

Ini hanyalah catatan acak-acakan

Source, package, dan ports pada FreeBSD

FreeBSD adalah sebuah sistim operasi komputer berbasiskan 4.4BSD-Lite2, sebuah versi dari UNIX yang dikembangkan oleh University of California di Berkeley. Saat ini FreeBSD dikembangkan oleh sebuah group developer dari seluruh penjuru dunia. Dalam melengkapi diri sebagai sebuah sistim operasi yang lengkap bagi penggunanya, FreeBSD memberikan dukungan sebuah koleksi metafile yang berguna untuk membantu instalasi aplikasi tambahan yang disebut sebagai Ports Collection serta Packages sebagai bentuk paket siap instal. FreeBSD juga memiliki cara lain untuk dapat diinstall berbagai macam aplikasi yaitu source code.

Jika kita ingin menginstall aplikasi FreeBSD dengan source code, kita harus memiliki pengetahuan khusus dalam proses compile source code. Karena pada proses ini, kita menginstall aplikasi FreeBSD secara manual.

Di FreeBSD, sebuah package adalah sebuah file arsip khusus yang mengandung banyak file didalamnya (biasanya berupa file executable, manual, dan dokumentasinya) yang akan diinstal ketika Anda melakukan proses build dan instal dari sebuah port. Jika dibandingkan dengan sebuah port, proses instalasi sebuah package membutuhkan waktu yang sangat singkat, banyak diantaranya membutuhkan waktu kurang dari satu menit. Keuntungan menggunakan package dalam menginstall aplikasi di FreeBSD adalah,

1. sebuah package biasanya berukuran kecil dibandingkan dengan source code.

2. Instalasi package tidak melibatkan proses compile. Sangat cocok digunakan apabila Anda mempunyai mesin yang berkemampuan terbatas untuk melakukan compile, atau Anda tidak mempunyai cukup waktu untuk melakukan keseluruhan proses build yang biasanya memakan waktu relatif lama.

3. Anda tidak perlu memiliki pengetahuan khusus dalam proses compile source code untuk menginstal aplikasi lewat package.

FreeBSD menggunakan istilah ports, mendeskripsikan sejumlah file tambahan untuk mengadaptasikan sebuah paket aplikasi agar dapat diinstal pada sistim operasi FreeBSD. Ports tidak menyertakan source code, namun setiap port akan mendownload source code yang dibutuhkan untuk proses build dan instalasi. Keuntungan menggunakan ports dalam menginstall aplikasi di FreeBSD adalah,

1. Packages dibuat dengan menggunakan optimasi pada mesin yang generik, hal ini biasanya maksudkan agar packages dapat dipergunakan pada sistim yang beragam. Anda dapat melakukan tweaking pada saat menginstal aplikasi menggunakan ports, misalnya Anda ingin mengcompile aplikasi secara spesifik untuk mesin yang menggunakan prosesor Pentium atau Athlon.

2. Penggunaan ports memungkinkan Anda untuk mendapatkan fitur spesifik pada aplikasi dengan memberikan kombinasi optional pada waktu build.

3. Permasalahan soal lisensi seringkali menyebabkan sebuah aplikasi tidak dapat dibuat sebagai package, oleh sebab itu Anda masih dapat menginstal aplikasi tersebut dari port.

4. Jika Anda termasuk pada kategori user yang tidak mempercayai penggunaan distribusi aplikasi berformat binari, Anda dapat menggunakan ports untuk menganalisa kemungkinan ditemukannya bugs pada sebuah aplikasi. Ports akan mendownload source code setiap aplikasi yang hendak diinstal.

5. Anda dapat mengintegrasikan sendiri patch yang Anda buat atau didapat dari Internet ke aplikasi yang hendak diinstal menggunakan ports.

April 22, 2008 Ditulis oleh agniluthfi | ARC, Komputer dan IT | | 1 Komentar

APRS

APRS, Automatic Packet/Position Reporting System, adalah aplikasi radio paket untuk pengiriman data yang cepat dan terpercaya. Fungsi lain dari APRS adalah untuk penentuan posisi, pengiriman pesan singkat dan/atau telemetri data. Nama APRS telah terdaftar dan dimiliki oleh Bob Bruninga, WB4APR.

Sebagai penentu lokasi, satu stasiun APRS akan mengubah data dari GPS (Global Positioning System) menjadi format radio paket (AX.25 UI Frame) yang kemudian akan dipancarkan oleh radio, dengan kecepatan 1200 bps untuk band VHF ke atas atau 300 bps untuk di band HF. Moda yang digunakan sewaktu pengiriman paket adalah unconnected mode(one-to-many), tidak seperti di Radio Paket yang pada umumnya connected mode (one-to-one).

Keuntungan unconnected mode adalah kita tidak perlu tahu stasiun berikutnya karena sembarang stasiun bisa menerima paket kita dan stasiun tersebut telah dikonfigurasikan sebagai relayer, akan memancar-ulang paket kita sehingga cakupan menjadi luas. Dengan jaringan stasiun APRS yang cukup luas, pergerakan satu stasiun APRS dalam kota dapat dijejaki.

Keuntungan lain dari unconnected mode adalah sangat efisien, karena hanya dengan 1 paket, seluruh informasi sudah terpancar. Bandingkan dengan connected mode yang memerlukan paling sedikit 5 paket untuk mengirim informasi yang sama.

Sebaliknya, kerugian dari unconnected mode adalah kalau paket data yang diterima tidak lengkap/rusak, data tidak bisa diminta ulang dan harus menunggu sampai pengirim mengirimkan paket lagi.

April 16, 2008 Ditulis oleh agniluthfi | ARC, Komputer dan IT | | Belum Ada Tanggapan

eQSO

eQSO adalah layanan Voice over Internet Protocol (VoIP) yang dikembangkan untuk amatir radio. Ini memungkinkan amatir radio untuk saling terhubung tidak hanya menggunakan media udara, tetapi juga melalui Internet. Ini membuka peluang amatir radio dapat menikmati kebebasan berkomunikasi antara amatir radio lainnya melalui frekuensi radio, melalui Internet atau campuran keduanya.

Layanan dan situs eQSO Indonesia 2007 pada alamat eqso.orari.net di-hosting di salah satu server YB0EO. Dengan memori 2 GB, harddisk 200 GB serta koneksi gigabit Ethernet langsung ke port Indonesia Internet Exchange (IIX) berbandwidth 10 Mbps, layanan eQSO Indonesia 2007 dapat diakses oleh ribuan pemakai di Indonesia tanpa hambatan. Administrasi server dikelola oleh YB0KLI dan administrasi eQSO RF Gateway dikelola bersama oleh YD1SRP, YC1LZ dan YB8EW.

Pada tanggal 1 Nopember 2007, domain orari.net kadaluarsa dan proses pembaruannya menemui kesulitan teknis; ini menyebabkan layanan eQSO Indonesia 2007 terganggu karena pengguna tidak dapat menggunakan subdomain tersebut, harus menggunakan alamat IP langsung. Onno W. Purbo, YC0MLC, Litbang ORPUS membantu menyiapkan subdomain eqso.orari.or.id dan akhirnya subdomain ini hidup tanggal 9 Nopember 2007.

April 14, 2008 Ditulis oleh agniluthfi | ARC, Komputer dan IT | | Belum Ada Tanggapan

Apache HTTP Server

Apache HTTP Server adalah software open source untuk HTTP web server yang dijalankan di platform sistem Unix-like seperti BSD, Linux, dan UNIX, Microsoft Windows dan lainnya. Apache dikembangkan dan dipelihara oleh komunitas terbuka yang bergabung dengan Apache Software Foundation.
Mulanya, Apache sekedar open source alternative untuk Netscape web server (kini dikenal sebagai Sun ONE). Kemudian ia berkembang dengan pesat melampaui semua jenis Unix based HTTP server lainnya baik dalam hal fungsionalitas maupun kecepatan. Apache adalah HTTP server paling popular di Internet sejak April 1996 dan menguasai 57% pangsa pada bulan Mei 1999. Pada bulan Agustus 2004 telah tercatat peningkatan menjadi 67%.

Apache piawai memiliki fitur ‘highly configurable error messages, DBMS-based authentication databases, and content negotiation’. Didukung beberapa GUIs memudahkan konfigurasi dan lebih intuitif. Apache medukung fitur yang diimplementasikan sebagai modul ter-kompilasi mulai dari server-side programming language support sampai dengan authentication schemes. Sejumlah bahasa pemrograman yang lazim seperti Perl, Python, dan PHP didukung sepenuhnya.
Apache umumnya digunakan dalam satu paket popular LAMP (Linux Apache MySQL dan PHP/Perl/Python). Selain itu Apache juga dikemas bersama paket proprietari seperti Oracle database atau IBM WebSphere application server. Secara tak langsung juga didukung Borland dengan Kylix dan Delphi development tools.
Awalnya, Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka yang menjadi alternatif dari server web Netscape. Sejak April 1996, Apache menjadi web server paling popular diinternet.
Asal mula nama Apache berasal ketika sebuah server web populer yang dikembangkan pada awal 1995. yang bernama NCSA HTTPd 1.3 memiliki sejumlah perubahan besar terhadap kode sumbernya. Saking banyaknya patch pada perangkat lunak tersebut sehingga disebut sebuah server yang memiliki banyak patch (“a patchy” server). Tetapi pada halaman FAQ situs web resminya, disebutkan bahwa “Apache” dipilih untuk menghormati suku asli Indian Amerika Apache, yang dikenal karena keahlian dan strategi perangnya. Versi 2 dari Apache ditulis dari awal tanpa mengandung kode sumber dari NCSA.

April 3, 2008 Ditulis oleh agniluthfi | ARC, Komputer dan IT | | & Komentar

Radio Wireless

Pengertian LAN
LAN (Local Area Network) yang biasa kita kenal merupakan suatu jaringan yang menghubungkan (interkoneksi) suatu komunitas Data Terminal Equipment (DTE) yang ditempatkan dalam suatu lokasi (gedung atau grup). Umumnya menggunakan media transmisi berupa kabel baik kabel twisted pair maupun coaxial, biasa juga disebut dengan wired LAN. Di samping itu ada LAN yang dikembangkan dengan menggunakan medium gelombang radio atau cahaya. Keuntungannya adalah biaya instalasi yang lebih murah dibandingkan dengan wired LAN, karena tidak dibutuhkan instalasi kabel yang terlalu besar khususnya untuk sub lokasi/sub grup yang agak jauh. Pertimbangan kedua adalah karena wireless LAN ini cocok untuk unit-unit DTE yang portabel dan bersifat mobile.


Untuk gelombang, jika diasumsikan bahwa kekuatan gelombang yang dipancarkan sama besar, maka bentuk dan besar antenna akan sangat berpengaruh. Makin besar antenna, makin jauh pula gelombang dapat dipancarkan. Sementara bentuk antena akan berpengaruh pada cakupan area. Makin lebar bukaan antena, makin pendek daerah yang terlayani.
Media Wireless
Ada dua jenis media yang biasa digunakan untuk wireless LAN, yaitu : gelombang radio dan sinyal optis infra merah.

1. Media Radio
Gelombang radio telah secara meluas banyak dipakai untuk berbagai aplikasi (seperti TV, telepon selular, dls). Keunggulannya adalah karena gelombang radio dapat merambat menembus objek seperti dinding dan pintu.

a.Path loss
Semua receiver radio didesain untuk beroperasi pada SNR (perbandingan antara daya signal dengan daya noise) yang telah ditentukan. Biaya yang harus dikeluarkan dalam mengembangkan wireless LAN ini lebih banyak pada interface radio yang sanggup menjamin SNR yang tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi SNR adalah noise receiver yang merupakan fungsi dari temperatur ambient dan bandwidth dari sinyal yang diterima. Daya sinyal juga merupakan fungsi dari jarak antara pemancar dan penerima. Kesemua faktor ini membentuk suatu path loss channel radio untuk sistem wireless LAN.
b.Interferensi Channel yang berdekatan
Karena menggunakan prinsip pemancaran gelombang radio, maka untuk transmiter yang memiliki frekuensi yang sama dan berada di satu gedung atau ruang yang berdekatan dapat mengalami interferensi satu dengan yang lainnya. Untuk sistem Ad hoc, channel yang berdekatan dapat disetup dengan frekuensi yang berbeda sebagai isolator, sementara untuk sistem infrastructure dapat diterapkan three cell repeater yang masing-masing sel yang berdekatan (3 sel) memiliki frekuensi berbeda dengan pola pengulangan.
c.Multipath
Sinyal radio, seperti halnya sinyal optic dipengaruhi oleh multipath; yaitu peristiwa di mana suatu ketika receiver menerima multiple signal yang berasal dari transmitter yang sama, yang masing-masing sinyalnya diikuti oleh path yang berbeda di antara receiver dan transmitter. Hal ini dikenal dengan multipath dispersion yang dapat menimbulkan intersymbol interference (ISI).

April 3, 2008 Ditulis oleh agniluthfi | ARC, Komputer dan IT | | Belum Ada Tanggapan

Resume Video Warriors of the Net

Video ini menjelaskan bagaimana prinsip kerja internet. Bagaimana jalannya data dari komputer hingga kembali kekomputer tersebut dengan membawa informasi yang dibutuhkan. Berikut adalah urutan jalannya data,
1. Semua informasi yang dimasukkan oleh pengguna internet dimasukkan kedalam paket tertentu. Paket tersebut memuat informasi yang dikirim oleh pengguna internet.
2. Paket tersebut diberi label agar diketahui isi dari paket tersebut. Lalu diberi keterangan lain seperti alamat penerima, alamat dari proxy server, dll. Paket tersebut masuk ke Local Area Network (LAN). LAN digunakan untuk menghubungkan seluruh komputer lokal.
3. Paket tersebut masuk kedalam lalu lintas jaringan. Lalu lintas tersebut penuh dengan informasi(paket).

4. Paket yang ada dilalu lintas jaringan diambil oleh router tertentu sesuai dengan alamat yang sudah ada pada paket. Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Router berfingsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan kejaringan yang lain.
5. Setelah meninggalkan router, paket tersebut menuju kerouter switch.Router switch memilihkan jalan untuk paket. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu LAN. Switch berbeda dengan router. Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch adalah switch merupakan suatu jalanan sedangkan router merupakan penghubung antar jalan.
6. Setelah paket sampai ditujuan, paket tersebut masuk ke network interface untuk dikirim kelevel selanjutnya, dalam kasus ini adalah proxy. Proxy adalah komputer server yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari internet. Proxy bertindak sebagai gateway terhadap dunia internet untuk setiap komputer klien. Proxy juga dapat digunakan untuk mengamankan jaringan pribadi yang dihubungkan kesebuah jaringan publik.
7. Proxy membuka paket dan membaca alamat web atau URL. Apabila URL termasuk URL yang dilarang, maka paket tersebut akan dihancurkan. Paket yang sudah lolos dari proxy diteruskan kelalu lintas jaringan lagi.
8. Langkah selanjutnya adalah firewall. Firewall adalah suatu program yang diterapkan untuk melindungi jaringan komputer terhadap akses-akses tertentu dari luar jaringan. Firewall memilih paket mana yang dapat melewati firewall dan mana yang tidak. Paket yang tidak dapat melewati firewall akan dihancurkan. Paket yang bisa melewati firewall akan masuk keintranet.
9. Setelah paket melewati firewall, paket tersebut diambil oleh router dan ditempatkan dilalu lintas jaringan atau bandwidth atau data traffic. Sebuah referensi menyebutkan bahwa bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi.
10. Level selanjutnya adalah paket tersebut masuk kedunia internet. Setelah masuk kedunia internet, paket tersebut belum tentu aman. Dijalur lalu lintas jaringan tersebut terdapat ping of death. Ping of death adalah suatu jenis serangan pada komputer yang melibatkan pengiriman ping yang cacat.
11. Setelah paket sampai ditujuan, paket tersebut akan menemui lagi firewall. Sebuah firewall hanya akan melewatkan data yang memiliki beberapa kriteria tertentu. Lalu paket tersebut akan masuk ke port tertentu. Port 80 merupakan port untuk menuju web server. Difirewall, paket ping of death akan dihancurkan.
12. Selanjutnya adalah menuju keweb server.
13. Lalu informasi yang dimuat oleh paket diambil(unpack). Informasi yang kita minta dikirim keapplikasi web server.
13. Label paketnya sendiri dibuang dan paket dimuat kembali oleh web server dengan informasi yang kita minta.
14. Paket yang sudah berisi informasi yang kita minta, dikirim kembali kekomputer kita dengan jalan yang sama seperti jalannya paket dari komputer keweb server.

Begitulah cara jalannya data informsi yang kita minta melalui internet.

Maret 25, 2008 Ditulis oleh agniluthfi | ARC, Komputer dan IT | | Belum Ada Tanggapan

Nasib WWW Masa Depan

Sebelum saya mengutarakan prediksi saya tentang www masa depan, kita simak dulu kutipan perkembangan www hingga saat ini.

Pada awalnya, internet hanya menawarkan layanan berbasis teks, meliputi remote access, email/messaging, maupun diskusi melalui newsgroup (Usenet). Layanan berbasis grafis seperti World Wide Web (WWW) saat itu masih belum ada. Yang ada hanyalah layanan yang disebut Gopher yang dalam beberapa hal mirip seperti web yang kita kenal saat ini, kecuali sistem kerjanya yang masih berbasis teks. Kemajuan berarti dicapai pada tahun 1990 ketika World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee. Namun demikian, WWW browser yang pertama baru lahir dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1992 dengan nama Viola. Viola diluncurkan oleh Pei Wei dan didistribusikan bersama CERN WWW. Tentu saja web browser yang pertama ini masih sangat sederhana, tidak secanggih browser modern yang kita gunakan saat ini.


Setelah membaca kutipan perkembangan www tersebut, saya memprediksikan bahwa www dimasa depan akan mampu memberikan layanan interaksi secara langsung antar pengguna internet. Jika dianalogikan dengan sebuah warung, maka pembeli(pengunjung) akan dilayani secara langsung oleh pelayan(sistem). Bahasa yang dipergunakan oleh system pun akan lebih kompleks. Secara kasar, system akan mengerti apa yang sedang dicari oleh pengguna internet dan menyediakan informasi tersebut. Contoh dari interaksi secara langsung tersebut adalah jika ada seseorang yang ingin mendownload mp3, orang tersebut tidak perlu mengetahui liriknya, cukup dengan merekam nadanya saja sebagai input pada komputer, komputer sudah mengetahui lagu apa yang dicari orang tersebut berdasarkan nadanya. Sehingga pengguna internet akan lebih mudah dalam mencari informasi yang mereka butuhkan.

Bahkan tidak menutup kemungkinan www dimasa depan akan dapat menyediakan interaksi sosial antar pengguna internet dengan visual 3D. Sehingga dengan internet semua masalah dimensi tempat dan waktu bukan lagi menjadi sebuah masalah.

Maret 25, 2008 Ditulis oleh agniluthfi | ARC, Komputer dan IT | | Belum Ada Tanggapan

Install FreeBSD

Akhirnya, berhasil juga nih nginstall FreeBSD. Caranya? Ya gitu aja sih, susah atuh dijelasin sama kata-kata mah, soalnya saya juga ga ngerti kalimat apa yang muncul pada saat install FreeBSD teh. Tapi saya jelasin deh, tapi nggak sampe detail banget ya? Maaf ya? Ini caranya,

1. Nyalain kompie (Ya iyalah, masa nyalain kompor)
2. MAsuk ke VMware. VMware berguna untuk membuat sistem komputer didalam kompie kita. Jadi kita bisa ngobrak-ngabrik komputer tersebut tanpa merusak komputer kita. Program ini sama juga kaya Virtual PC.
3. Bikin deh guest OS nya pake VMware. Caranya baca aja deh instruksinya di VMware, Gampang kok.
4.Masuk ke Guest OS FreeBSD. Tapi apa yang terjadi????Muncul tulisan Operating Sisten not found(Ya iyalah orang BSD nya juga belum diinstall). Ini screeshotnya

5. Langkah selanjutnya adalah masukin CD FreeBSD terus restart dah tu VMware. Ntar VMware bakalan boot CD FreeBSD. Ini screenshotnya,

6. Trus udah gitu ikutin aja instruksi instalasi BSD, ikutin aja alurnya. Pokoknya pencet enter-enter aja lah walopun ga ngerti tulisan apa yang muncul(he2,maksa). Saya juga sebenernya ga ngerti siy apaan itu teh, cuma pencet enter ajalah.

7. Trus udah gitu tunggu, ntar muncul tulisan yang ngasih tau klo kita udh berhasil install BSD dikompie kita.

Udah deh selese proses instalasinya. Tapi sesudah itu saya nggak tau lagi harus ngapain. Abis bingung, perintahnya nggak tau, jadi apa yang harus dilakukan? ya harus baca referensi. Tapi berhubung ini udah malem, jadi saya ngantuk dan nggak bisa nyari referensi. Jadi ya ntar aja deh cari referensinya. Terima kasih.

Kalo kamu lebih jago, ajarin ya? Makasih.

Maret 20, 2008 Ditulis oleh agniluthfi | ARC, Komputer dan IT | | 1 Komentar

OSI Layer


Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.


Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.

7 Layer OSI

Model OSI terdiri dari 7 layer :

* Application
* Presentation
* Session
* Transport
* Network
* Data Link
* Physical

Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.

Model OSI

Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.

Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.

Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.

Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.

Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.

Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).

Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.

Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.

Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.

Maret 19, 2008 Ditulis oleh agniluthfi | ARC, Komputer dan IT | | 1 Komentar

FreeBSD


Apa itu FREEBSD ?

FreeBSD atau Berkeley Software Distribution adalah sebuah sistem operasi mirip Unix (berlisensi) bebas. Pada tahun 1993 ketika pengembangan 386BSD dihentikan, lahirlah dua proyek baru: NetBSD, yang dikenal dapat dijalankan pada banyak jenis arsitektur, dan FreeBSD yang mendukung platform x86, amd64, ia64, sparc64 dan alpha. FreeBSD dikenal dengan stabilitas, performa dan keamanannya, sehingga digunakan oleh banyak perusahaan di seluruh dunia.
Rilis FreeBSD yang digunakan saat ini adalah versi 6.2 sebentar lagi. Pengembangan Gentoo/FreeBSD menggunakan versi ini, sedangkan pengembangan dengan versi lama telah dihentikan dan tidak lagi didukung.


Berbasis BSD UNIX®

FreeBSD® Sebuah OS yang Advance untuk x86 compatible (Termasuk Pentium® dan Athlon™), amd64 compatible (termasuk Opteron™, Athlon™64, and EM64T), UltraSPARC®, IA-64, PC-98 dan ARM architectures. Semuanya berasal dari BSD, Versi dari UNIX® Dikembangkan di Universitas California, Berkeley. Dikembangkan dan di urus oleh “large team of individuals”. FreeBSD dikenal dengan stabilitas, performa dan keamanannya, sehingga digunakan oleh banyak perusahaan di seluruh dunia.

ALASAN KENAPA MEMILIH FREEBSD:

*FreeBSD adalah Operating System yang benar-benar UNix
*FreeBSD termasuk OpenSource
*FreeBSD Free, tentunya dengan License yang Free
*FreeBSD Stabil dan sangat kuat

FreeBSD Digunakan Untuk :

*Membangun Webserver
*Email service
*DNS dan Routing
*File dan printer sharing
*Database service
*Pengembangan dan Pembelajaran Program
*Pembelajaran UNIX

Perbedaan FREEBSD dengan Linux :

ØHanya ada 1 Developer FreeBSD. tetapi ada lebih dari 30 Pendeveloper linux
ØFreeBSD adalah OS yang Sempurna. Tetapi Linux mempunyai utility yang berbeda di setiap OS nya dan mempunyai perbedaan packet/distribusi di setiap OS Linux tsb.
ØFreeBSD dibuat oleh core team. jadi setiap release nya dapat terkontrol, dan tidak terjadi perbedaan.
ØFreeBSD lebih mudah di upgrade karena tidak perlu mendownload kernel upgrade seperti LINUX.
ØFreeBSD lebih stabil di banding linux. freebsd lebih di tujukan kepada server. sehingga perkembangan teknologi di freebsd lebih lama di banding linux.
ØFreeBSD memiliki sedikit software di banding linux, karena software di linux bisa berjalan juga di freebsd.
ØPerbedaan Lainnya adalah pada license. Linux berada di bawah license GPL, didirikan untuk GNU General Public License. Bila dibandingan dengan lisensi BSD lisensi GNU GPL mempunyai beberapa restriksi terhadap source code dengan kata lain lisensi BSD lebih bebas daripada lisensi GNU GPL.

Maret 4, 2008 Ditulis oleh agniluthfi | ARC, Komputer dan IT | | & Komentar